AlfeySaham
Pengantar Chapter 01
Chapter 01 · Lesson 9 dari 9

Simulasi Transaksi Pertama

Semua teori yang sudah kamu pelajari kini saatnya dipraktikkan. Kita jalan bareng langkah demi langkah, dari buka form beli sampai posisi tertutup.

⏱️ 8 menit baca🏷️ Pemula Total

Ini lesson terakhir di Chapter 1, dan kita akhiri dengan yang paling praktis: simulasi transaksi nyata, langkah demi langkah, dari memilih harga sampai posisi ditutup.

⚠️ Penting: ini simulasi untuk edukasi, bukan rekomendasi beli atau jual saham apa pun. Selalu lakukan analisa sendiri sebelum masuk ke posisi nyata.

Bagian 1: Proses beli saham

Kita simulasikan beli saham BULL memakai Limit Order di Stockbit.

1 · Buka halaman saham, tekan tombol Beli

Cari kode sahamnya di kolom Search. Setelah masuk halaman sahamnya, tekan tombol hijau besar Beli di bagian bawah layar. Kamu akan masuk ke form order.

Form beli saham BULL di Stockbit

Form beli BULL di Stockbit. Tampak field Leverage (None/Trading Limit), Trading Balance, Price 515, Lot, Expiry Good For Day, toggle Stop Loss/Take Profit, dan orderbook di bawahnya.

2 · Pilih jenis order

Dari tombol Order Types di pojok kanan atas form, kamu bisa pilih beberapa tipe order:

★ Limit Order (paling sering dipakai)

Kamu tentukan harganya sendiri. Order masuk antrian dan tereksekusi kalau ada yang mau jual di harga itu. Cocok untuk masuk di harga yang sudah direncanakan.

Fast Order

Akses cepat beli dan jual dalam satu halaman. Praktis, tapi fiturnya lebih terbatas.

Market Order

Beli atau jual langsung di harga terbaik saat ini. Pasti cepat, tapi harga tidak terkontrol. Cocok untuk exit darurat.

Limit If Touched

Order baru aktif kalau harga menyentuh trigger price dulu. Berguna untuk antisipasi breakout.

Panel Order Types di Stockbit

Panel Order Types di Stockbit. Tampak pilihan Fast Order, Market Order, Limit If Touched, serta Additional Setting: Trigger Volume dan Stop Loss/Take Profit.

3 · Isi field di form Limit Order

Leverage: pilih None untuk pakai modal sendiri, Trading Limit kalau mau pakai leverage. Untuk pemula, selalu None dulu.
Trading Balance: saldo RDN yang tersedia. Pastikan cukup untuk membayar lot plus fee.
Price: harga beli yang kamu mau. Bisa ketik manual atau klik langsung dari orderbook. Contoh: 515 (Ask terendah BULL).
Lot: jumlah lot yang mau dibeli. Contoh: 10 lot, artinya 1.000 lembar BULL di harga 515 = Rp515.000 (belum termasuk fee).
Expiry: Good For Day artinya order hangus otomatis kalau tidak tereksekusi sampai sesi hari ini berakhir. Paling umum untuk day trader.
Stop Loss / Take Profit: fitur opsional pasang target dan batas rugi otomatis. Biarkan off dulu saat baru mulai biar tidak bingung.

💡 Shortcut: klik langsung harga di orderbook untuk mengisi field Price otomatis, tidak perlu ketik manual.

4 · Tekan Buy dan konfirmasi

Setelah semua terisi, tekan Buy. Muncul ringkasan order, cek sekali lagi harga dan lotnya, lalu konfirmasi. Order kamu sekarang masuk antrian di BEI. Begitu ada penjual di harga 515, transaksi tereksekusi otomatis.

Bagian 2: Cek posisi di portfolio

Setelah order tereksekusi, sahammu muncul di tab Portfolio. Ini contoh dari saham AMMN (Amman Mineral Internasional) yang sudah dibeli sebelumnya:

Portfolio Detail AMMN di Stockbit

Halaman Portfolio Detail AMMN. Tampak Balance Lot 1, Average Price 7.711,55, Current Price 7.900, Invested 771.155, Market Value 790.000, dan Potential P&L +18.845 (+2,44%).

Isi Portfolio Detail

Balance / Available Lot: jumlah lot yang kamu punya; Available Lot bisa langsung dijual hari ini.
Average Price: harga rata-rata belimu, sudah termasuk fee. Acuan hitung untung-rugi. AMMN: Rp7.711,55.
Current Price: harga pasar saat ini, dibandingkan Average Price untuk hitung P&L. AMMN: Rp7.900.
Invested: total modal yang sudah kamu keluarkan termasuk fee. AMMN: Rp771.155.
Market Value: nilai sahammu kalau dijual di harga sekarang. AMMN: Rp790.000.
Potential P&L: untung/rugi yang belum direalisasi. AMMN sedang untung +Rp18.845 (+2,44%), masih "di atas kertas".

💡 Potential P&L belum nyata. Profit baru benar-benar jadi milikmu setelah sahamnya dijual dan dana masuk RDN. Jangan euforia dulu lihat angka hijau sebelum posisi ditutup.

Bagian 3: Proses jual saham

Sekarang kita jual AMMN memakai Market Order, pilihan tercepat kalau ingin keluar posisi segera.

1 · Buka Portfolio Detail, tekan Sell

Masuk tab Portfolio, pilih AMMN, tekan tombol merah Sell di bawah. Kamu masuk ke form jual.

2 · Pilih Market Order

Di form jual, pilih Market Order di pojok kanan atas. Kamu tidak perlu tentukan harga, sahammu langsung dijual ke pembeli terbaik saat itu.

Perhatikan Expiry Fill and Kill (FAK) yang muncul otomatis saat Market Order aktif: order dieksekusi sebanyak yang bisa diisi sekarang, sisanya dibatalkan.

Form jual AMMN dengan Market Order di Stockbit

Form jual AMMN dengan Market Order aktif. Tampak Available Lot 1, slider lot, Est. Proceeds, Est. P&L, Expiry Fill and Kill (FAK), dan orderbook Bid/Ask AMMN di bawahnya.

3 · Tentukan jumlah lot

Geser slider atau tekan + di field Lot. Bisa jual sebagian atau seluruh posisi. Di contoh ini kita jual semua: 1 lot. Aplikasi menampilkan estimasi hasil jual (Est. Proceeds) dan estimasi P&L, sudah dipotong fee.

4 · Tekan Sell dan konfirmasi

Tekan Sell. Karena Market Order, eksekusi hampir seketika, tanpa antrian. Posisi AMMN langsung tertutup. Dananya masuk RDN setelah T+2, tapi nilainya langsung tercermin di saldo dan bisa dipakai trading lagi keesokan harinya.

Bagian 4: Hal penting yang sering dilupakan pemula

⏰ Tutup posisi sebelum 15.49 WIB

Khusus day trader yang pakai leverage: Stockbit melakukan forced liquidation otomatis sekitar jam 15.49 WIB. Kalau belum tutup posisi, sistem yang menutupnya, di harga apa pun yang tersedia. Ini bisa bikin rugi lebih besar dari rencana.

💸 Fee memengaruhi profit

Tiap transaksi ada fee. Di Stockbit umumnya sekitar 0,1% untuk beli dan 0,2% untuk jual (sudah termasuk pajak). Artinya kalau beli lalu langsung jual di harga sama, kamu tetap rugi sekitar 0,3%. Untuk modal kecil, fee ini bisa memakan porsi profit yang lumayan.

📋 Cek Order List, bukan cuma portofolio

Order yang belum tereksekusi tidak muncul di portofolio, tapi ada di Order List. Biasakan cek Order List untuk melihat mana yang sudah terisi, mana yang masih menunggu, dan mana yang perlu dibatalkan.

🧠 Jangan terburu-buru saat baru mulai

Banyak pemula langsung masuk posisi besar karena FOMO atau ikut rekomendasi orang. Mulai dari modal kecil yang kamu siap kehilangannya sepenuhnya. Anggap awal-awal sebagai biaya belajar. Konsistensi dan disiplin jauh lebih penting dari ukuran posisi.

📌 Yang perlu kamu ingat

  • Proses beli: pilih saham, tekan Beli, isi Price dan Lot di form Limit Order, tekan Buy, tunggu eksekusi.
  • Stockbit punya beberapa Order Types: Limit (terencana), Market (cepat/darurat), Fast Order, dan Limit If Touched.
  • Di Portfolio Detail kamu lihat Average Price, Current Price, Invested, Market Value, dan Potential P&L.
  • Potential P&L belum nyata sampai posisi ditutup. Profit baru masuk RDN setelah T+2.
  • Day trader dengan leverage wajib tutup posisi sebelum 15.49 WIB untuk hindari forced liquidation.
  • Mulai kecil, konsisten, disiplin. Itu yang dibutuhkan untuk bertahan jangka panjang.

🎓 Chapter 1 selesai!

Kamu sudah melewati perjalanan dari "belum tahu apa-apa soal saham" sampai bisa buka aplikasi, paham orderbook, dan tahu cara beli serta jual saham pertamamu. Itu bukan hal kecil.

Ini baru fondasi. Di Chapter 2 kamu mulai belajar membaca grafik, memahami tren, dan melihat pola pergerakan harga yang bisa jadi dasar keputusan trading.