Pasar saham itu bukan tempat judi. Ada sistem yang jelas mengatur semuanya. Kita kenali dulu cara kerjanya.
BEI itu apa sih sebenernya?
BEI singkatan dari Bursa Efek Indonesia. Ini tempat resmi tempat saham perusahaan-perusahaan Indonesia diperjualbelikan.
Bayangin BEI seperti pasar tradisional yang sangat besar. Bedanya, yang dijual bukan sayur atau ikan, tapi kepemilikan sebagian kecil dari sebuah perusahaan.
🏛️ Kalau kamu beli saham BBCA, artinya kamu punya sebagian kecil dari Bank BCA.
Secuil, tapi tetap punya. Kalau BCA untung besar, kamu ikut kecipratan.
BEI beroperasi setiap Senin sampai Jumat, kecuali libur nasional. Hari-hari ini disebut hari bursa.
Kapan pasar buka dan tutup?
Jadwalnya tetap setiap hari, dan ini penting kamu hafal:
| Sesi | Senin - Kamis | Jumat |
|---|---|---|
| Pre-opening | 08.45 WIB | 08.45 WIB |
| Sesi 1 | 09.00 - 12.00 WIB | 09.00 - 11.30 WIB |
| Istirahat | 12.00 - 13.30 WIB | 11.30 - 14.00 WIB |
| Sesi 2 | 13.30 - 15.49 WIB | 14.00 - 15.49 WIB |
| Pre-closing / Tutup | 15.50 - 16.00 WIB | 15.50 - 16.00 WIB |
⚠️ Catatan penting untuk day trader: kalau kamu beli hari ini, tutup posisi sebelum jam 15.49. Lewat dari itu, posisimu terbawa ke besok.
Gimana sebenernya transaksi saham terjadi?
Ini yang banyak orang belum paham: kamu tidak beli langsung dari perusahaannya.
Kamu beli dari investor lain yang kebetulan mau menjual sahamnya. Yang mempertemukan kalian namanya sekuritas, perantara resmi ke BEI.
Di BEI, order kamu masuk ke sistem pencocokan otomatis yang disebut matching engine. Begitu ada yang jual di harga yang sama dengan yang kamu mau beli, transaksi langsung terjadi.
Ini juga alasan harga saham bisa berubah tiap detik. Setiap saat ada ribuan orang memasang order beli dan jual di harga berbeda-beda.
Beli hari ini, sahamnya kapan masuk?
Ini sering bikin pemula bingung. Di Indonesia berlaku sistem T+2:
T · Hari transaksi
Kamu klik beli, order masuk ke bursa.
T+1 · Hari berikutnya
Proses konfirmasi dan penyelesaian administrasi.
T+2 · Saham masuk
Saham resmi tercatat di portofoliomu.
💡 Untuk day trading ini tidak terlalu berpengaruh, karena kamu beli dan jual di hari yang sama. Yang penting harganya, bukan kapan sahamnya settle.
Kenapa harga saham bisa beda tiap saat?
Sederhananya, harga ditentukan oleh penawaran dan permintaan.
Bayangin kamu jual motor bekas. Kalau banyak yang mau beli dan stoknya sedikit, hargamu bisa naik. Kalau yang mau beli sepi tapi banyak yang jual, kamu terpaksa turunkan harga. Saham persis sama.
📈 Harga naik
Banyak yang mau beli, sedikit yang mau jual. Permintaan tinggi, penawaran rendah.
📉 Harga turun
Banyak yang mau jual, sedikit yang mau beli. Penawaran tinggi, permintaan rendah.
Yang memengaruhi permintaan dan penawaran ini banyak: laporan keuangan, berita, kondisi ekonomi, sentimen pasar, sampai aksi pemain besar. Semuanya kita bahas di lesson-lesson berikutnya.
Untuk sekarang, cukup pahami satu hal: harga saham bergerak karena pembeli dan penjual terus bernegosiasi setiap detik.
📌 Yang perlu kamu ingat
- BEI adalah pasar resmi tempat saham Indonesia diperjualbelikan, buka Senin sampai Jumat.
- Kamu tidak beli dari perusahaannya, tapi dari investor lain lewat sekuritas sebagai perantara.
- Sistem T+2: saham resmi masuk portofolio dua hari setelah transaksi.
- Harga bergerak karena permintaan dan penawaran, bukan keputusan satu pihak.
- Untuk day trader, selalu tutup posisi sebelum jam 15.49 WIB.