Swing Idea mingguan dengan area beli, target, dan stop loss
Satu kandidat baru yang menunggangi rotasi sektor pasca-PDB, plus pengelolaan dua belas posisi aktif yang banyak menyentuh atau mendekati target, dan satu panen dengan gain solid. Dilengkapi konteks PDB Kuartal II dan inflasi terbaru, layer teknikal IHSG, serta setup entry, SL, dan target bertahap.
Dua kandidat baru yang menunggangi rotasi pasar terkini, plus pengelolaan sembilan posisi aktif dengan kondisi teknikal terkini dan satu panen dengan gain hampir 9 persen. Dilengkapi layer teknikal IHSG dan konteks PDB Kuartal II, serta setup entry, SL, dan target bertahap.
Satu kandidat baru dengan fundamental kuat dan guidance laba yang dinaikkan, plus pengelolaan sembilan posisi aktif dan satu posisi yang ditutup terkena imbas aksi korporasi dilutif. Dilengkapi layer teknikal IHSG serta setup entry, SL, dan target bertahap.
Tiga kandidat komoditas plus evaluasi 7 posisi aktif dengan kondisi teknikal terkini, termasuk BUVA yang tembus TP1 dan peringatan distribusi asing di TPIA dan BUMI. Dilengkapi layer teknikal IHSG, setup entry/SL/TP on-tick, dan pengelolaan bertahap.
IHSG mantul +1,56% ke 6.186 pasca-FOMC, tapi Jumat menakar kelanjutan atau memudar (rupiah lemah, minyak balik $90, akhir bulan). Kandidat aggressive BUVA: cluster Hapsoro jenuh jual dalam, tapi tertinggal saat pasar rally, jadi utamakan entry konfirmasi. Lima aktif: ELSA & EMTK dapat inflow asing, TPIA di-downgrade karena asing dumping -368 M.
FOMC hold tapi hawkish (3 dissent, Warsh keras) menjaga dolar kuat dan rupiah lemah, minyak memantul ke $90. Rabu menyapu tiga posisi terlemah di stop: GTSI -6,8%, MINA -5,2%, RMKE -2,6% blended (diredam TP1). Sisa lima aktif dipimpin TPIA (+1,9%, UBS borong), plus re-entry BUMI 160 dengan TP berbasis Fib. Tanpa kandidat baru.
Minyak makin murah ke $83 tapi rupiah malah melemah ke 18.083 jelang FOMC. Satu kandidat spekulatif sadar risiko: MINA sebagai main cluster Hapsoro (co-move terverifikasi dengan RAJA, tanpa klaim lead-lag). Enam posisi aktif ditahan; JAWA panen +12,5% blended, BUMI cut profit +7,9%.
Minyak ambruk lagi ke $88 (turun 18% dari puncak), membalik pemenang: menekan sisi minyak ELSA dan BUMI, menolong TPIA dan bank. Tanpa kandidat baru jelang FOMC Rabu. BBRI panen +4,3% blended di trailing SL, delapan posisi lain ditahan di SL masing-masing.
IHSG anjlok 1,9 persen ke 6.196 kena tiga beban, tarif baru Amerika, minyak masih tinggi, dan kejatuhan teknologi global. Dua kandidat baru dari pola harga (GTSI, RMKE), tujuh posisi aktif dengan stop ditahan level Jumat, dan tiga ditutup.
Minyak melonjak ke 92 dolar karena konflik Amerika dan Iran, dan pasar berputar ke risk-off dengan asing keluar besar dari bank. Hari ini soal menjaga: tanpa kandidat baru, dua posisi ditutup dengan untung terkunci (MLPL dan BBCA), dan sisanya dijaga trailing SL masing-masing.
BI menahan bunga di 5,75 persen, di luar dugaan pasar. PTRO panen penuh di target ketiga, satu kandidat baru dari jasa hulu migas, dan 11 posisi aktif termasuk satu yang aliran dananya berbalik arah.
IHSG cetak rekor 6.340 di sembilan sesi hijau beruntun. Dua kandidat baru (DSSA, KETR) plus sepuluh posisi aktif dan panen AMMN, di hari keputusan suku bunga BI.
IHSG cetak rekor 6.231 di delapan sesi hijau beruntun. Dua kandidat baru (TPIA, MLPL) dan sembilan posisi aktif yang banyak memanen TP jelang rapat suku bunga 22 Juli.