AlfeySaham
Market Insight27 September 2026

Era Baru Saham Gocap: BEI Hapus Batas Rp50, Ini Artinya Buat Kamu

Mulai Senin, 28 September 2026, saham "gocap" resmi bisa turun sampai Rp1. Lantai Rp50 yang selama ini menahan ratusan saham akhirnya dibuka. Apa sebenarnya yang berubah, kenapa ini penting, dan apa yang harus kamu lakukan? Ini penjelasan lengkapnya dengan bahasa yang gampang.

Ringkas dulu: BEI menurunkan batas harga terendah saham dari Rp50 menjadi Rp1, berlaku Senin 28 September 2026. Sekitar 59 saham "gocap" yang selama ini nyangkut di Rp50 kini bisa bergerak bebas. Kabar baiknya harga jadi lebih jujur. Kabar hati-hatinya, banyak yang berpotensi turun mencari harga wajarnya.

Apa itu "saham gocap"?

"Gocap" itu bahasa gaul untuk Rp50. Jadi saham gocap adalah saham yang harganya nyangkut di Rp50, tidak bisa turun lagi walaupun kinerja perusahaannya jelek.

Kenapa bisa nyangkut? Karena selama ini Bursa Efek Indonesia punya aturan batas harga terendah, yaitu Rp50 di pasar reguler. Saham tidak boleh diperdagangkan di bawah angka itu, seberapa pun buruk kondisinya.

Gampangnya begini. Bayangkan harga saham seperti bola yang jatuh. Normalnya bola bisa terus turun sampai dasar. Tapi di Rp50 ada semacam lantai yang menahannya, jadi bola berhenti di situ walaupun sebenarnya masih ingin jatuh lebih dalam. Akibatnya banyak saham "mati" di Rp50, jarang ada transaksi, karena harga 50 itu bukan harga wajar yang disepakati pembeli dan penjual, cuma batas paksa dari aturan.

Apa yang berubah mulai 28 September 2026?

BEI menghapus lantai Rp50 itu. Batas terendah yang baru adalah Rp1. Artinya saham sekarang bisa diperdagangkan mulai dari Rp1 sampai berapa pun tingginya. Lantainya diturunkan jauh sekali, dari 50 ke 1.

Perubahan ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dua tempat utama saham diperjualbelikan setiap hari.

Kenapa BEI melakukan ini?

Ada dua alasan utama, dan keduanya sebenarnya untuk kebaikan pasar dalam jangka panjang.

Pertama, supaya harga lebih jujur. Untuk banyak saham, Rp50 itu harga palsu. Nilai wajarnya mungkin cuma Rp20, Rp10, atau bahkan Rp5, tapi selama ini ketahan di 50 karena aturan. Dengan lantai dibuka, harga bisa mencari level sebenarnya sesuai kondisi perusahaan. Istilah kerennya price discovery, alias penemuan harga wajar.

Kedua, supaya likuiditas hidup lagi. Saham yang nyangkut di 50 itu biasanya beku, nyaris tidak ada yang mau beli atau jual di harga yang bukan harga aslinya. Kalau harga bisa bergerak bebas, transaksi bisa jalan lagi, dan pasar jadi lebih sehat.

Kok kemarin ada kabar ditunda, sekarang jadi? Biar tidak bingung

Ini yang bikin banyak orang bingung, karena beritanya seperti bertolak belakang. Padahal dua-duanya benar, cuma beda waktu.

  • Rencana awal: 7 September 2026. Ini yang akhirnya DITUNDA. Alasannya, belum semua Anggota Bursa alias perusahaan sekuritas siap dengan sistemnya. Ada 8 dari 91 broker yang belum siap, jadi ditunda demi keamanan.
  • Jadwal baru: 28 September 2026. Setelah semua siap, BEI menetapkan tanggal baru lewat Surat Keputusan Direksi tertanggal 21 September 2026. Ini yang FINAL dan berlaku.

Jadi kalau kamu lihat berita "ditunda", itu soal tanggal 7 September yang lama. Kalau lihat berita "jadi", itu soal tanggal 28 September yang baru. Update paling akhir dan yang benar adalah 28 September.

🔒

Lanjutannya khusus member Premium

Analisis penuh dengan level entry dan exit hanya untuk member Premium ke atas.