AlfeySaham
Market Insight7 Oktober 2026

Bitcoin Part 1

Ilustrasi Bitcoin
Kompas.com
EDUKASI · SERIES BITCOIN 1/3

Part 1: Apa Itu Bitcoin, Sejarah dan Perkembangannya
Dari alasan Satoshi bikin, sampai siapa aja yang udah pakai

Satu artikel, dari cerita asal-usulnya sampai peta pemakaiannya hari ini.

📅 7 Oktober 2026
⏰ 5 menit baca
🏷️ Edukasi

2008. Wall Street ambruk. Bank-bank raksasa Amerika nyaris koid, dan pemerintah pakai duit pajak rakyat buat nyelametin mereka.

Di tengah kekacauan itu, kepercayaan terhadap sistem perbankan yang terpusat hilang. Lalu ada satu orang, atau mungkin sekelompok orang, pakai nama samaran Satoshi Nakamoto. Sampai sekarang identitas aslinya nggak pernah terbukti. Yang dia tinggalin cuma jejak: satu dokumen (white paper) dan satu ide, "bagaimana jika uang tidak diatur secara terpusat?"

Patung Satoshi Nakamoto di Budapest
Patung Satoshi Nakamoto di Budapest · Wikimedia Commons

Oktober 2008, dia nulis dokumen sembilan halaman, judulnya "Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System". Isinya cara bikin uang digital yang bisa langsung dikirim dari orang ke orang, tanpa lewat bank sama sekali.

Januari 2009, dia nyalain sendiri jaringannya. Di blok pertama, dia selipin satu baris teks, headline koran hari itu soal pemerintah Inggris yang mau nolongin bank lagi. Kayak dia mau bilang, nih, ini alasan gue bikin ini.

Dia sempat kerja bareng beberapa programmer lain setahun dua tahun, ngobrol di forum dan email. Terus pelan-pelan makin jarang muncul. Komunikasi terakhirnya sekitar 2010 sampai 2011. Setelah itu hilang. Sampai hari ini, nggak ada yang tau siapa dia sebenarnya.

Sebenarnya, konsepp Bitcoin itu mirip emas. Emas ada di perut Bumi, bisa ditambang, tapi jumlahnya terbatas. Makin dalam perusahaan menambang, makin mahal biaya eksplorasinya.

Bitcoin juga ditambang, istilahnya mining. Yang digalii bukan tanah, tapi soal matematika: komputer berlomba memecahkan algoritma, dan yang berhasil dapat reward berupa Bitcoin baru.

Makin lama, makin susah. Hadiahnya dipotong separuh kira-kira tiap empat tahun (namanya halving), dan total koinnya dikunci maksimal 21 juta. Itu yang bikin Bitcoin langka seperti emas.

Dan kelangkaan inilah yang menciptakan nilai.

Mining Bitcoin zaman dulu
Mining zaman dulu · righto.com
Mining Bitcoin milik Eric Trump
Mining Bitcoin milik Eric Trump · Fortune

Itu ceritanya. Sekarang, apa sebenarnya yang dia bikin?

Ternyata logikanya sesederhana itu. Yang rumit cuma istilahnya.

🧾 Rantai Kwitansi

Nomor tiap kwitansi baru dihitung dari isi kwitansi sebelumnya. Ubah satu di tengah, semua kwitansi sesudahnya jadi nggak nyambung.

🫱 Emas Digital

Emas berharga karena langka. Bitcoin dibikin meniru sifat itu, jumlahnya dikunci, makin lama makin susah didapat.

Satoshi Capek Sama Ini: Fiat Money

"Fiat" dari bahasa Latin, artinya kira-kira "jadilah". Uang fiat itu uang yang nilainya bukan dari benda fisik di baliknya, tapi murni dari keputusan pemerintah dan kepercayaan orang yang pakai. Rupiah, Dollar, Euro, semuanya fiat.

Padahal dulu beda. Sebelum 1971, Dollar AS masih bisa ditukar emas di bank sentral. Presiden Nixon nutup keran itu, dan sejak saat itu semua mata uang besar dunia jadi murni fiat, nilainya cuma dari kepercayaan. Inilah sistem yang bikin Satoshi gerah, karena kepercayaan itu bisa disalahgunakan, dan tahun 2008 jadi buktinya.

Aspek Fiat (Rupiah dkk) Bitcoin
Siapa yang cetak Bank sentral, bisa nambah kapan aja Tidak ada, jaringan yang atur sendiri
Batas jumlah ⭐ Tidak ada Dikunci maksimal 21 juta koin
Yang jamin nilainya Kepercayaan ke negara Kepercayaan ke kode & jaringan

Sekarang, Siapa Aja yang Udah Pakai?

Bitcoin Pizza Day 2010
Bitcoin Pizza Day, 2010 · bitcoinke.io

Ceritanya nggak berhenti di 2009. Bertahun-tahun sesudahnya, Bitcoin nyebar ke berbagai negara, tapi levelnya beda-beda. Ada yang rakyatnya duluan gerak, ada yang negaranya yang resmi turun tangan.

Argentina jadi pasar kripto terbesar kedua di Amerika Latin, turnovernya puluhan miliar dolar, dipakai buat jagain tabungan dari inflasi. Tapi di level negara, kripto belum diadopsi resmi, meski sikap pemerintahnya cenderung positif. Turki serupa, pembelian stablecoin sempat setara beberapa persen dari total ekonominya, didorong pelemahan lira bertahun-tahun. Keduanya gerakan akar rumput, bukan kebijakan negara.

Sejak 2021, bank sentral Kuba resmi mengakui dan mengatur Bitcoin buat transaksi komersial dan investasi. Bukan pengganti peso sebagai mata uang utama, tapi statusnya lebih resmi dibanding Argentina atau Turki.

Maret 2025, pemerintah AS bikin Strategic Bitcoin Reserve lewat perintah eksekutif. Kongresnya sekarang lagi godok undang-undang buat mengunci kebijakan itu jadi hukum permanen, bukan cuma keputusan presiden yang bisa dicabut presiden berikutnya.

Yang perlu diluruskan, sampai hari ini tidak ada satu negara pun yang mewajibkan Bitcoin sebagai alat bayar utama. El Salvador sempat jadi negara pertama yang menjadikannya legal tender tahun 2021, tapi awal 2025 aturannya diubah jadi sukarela. Republik Afrika Tengah juga sempat begitu di 2022, dicabut lagi setahun kemudian.

Di Indonesia sendiri, kripto legal dimiliki dan diperdagangkan sebagai aset, diatur OJK, tapi bukan alat bayar resmi. Rupiah tetap satu-satunya yang sah buat transaksi sehari-hari.

⚠️ Perlu diingat: Karena nggak ada laporan keuangan buat diaudit, harga Bitcoin gerak murni dari supply, demand, dan sentimen pasar. Itu yang bikin pergerakannya jauh lebih liar dibanding saham blue chip yang biasa kita analisa.

📌 Yang Perlu Kamu Ingat

→ Bitcoin lahir 2008 dari kekesalan Satoshi Nakamoto ke sistem keuangan yang butuh dana talangan.
→ Bitcoin ditambang seperti emas: jumlahnya terbatas dan makin lama makin susah didapat, kelangkaan inilah yang menciptakan nilai.
→ Beda dari fiat, jumlahnya dikunci 21 juta, nggak bisa dicetak siapa pun.
→ Pemakaiannya sudah nyebar ke berbagai negara, tapi levelnya beda-beda, dari gerakan rakyat sampai cadangan negara.